Kamis, 30 Agustus 2012

Willow Tree

Aku menunggumu
Di sini!
Di bawah pohon rindang ini
Di entah di mana pun
empat musim terjadi

Aku menunggumu
Di sini!
Siapa pun engkau nanti
Siapa pun engkau kelak
Di bawah pohon rindang ini

Jadilah sepertinya,
Seorang yang selalu teduhkan jiwaku
Naungi mimpiku
Lindungi imanku

Willow Tree,
Kau bisa kan jadi seperti
pohon ini?

Cerita Tak Berawal

Akhirnya,
Kuharap kau tak sesakit aku
Saat rembulan semalam peluk hatiku
Sementara bintang menghujamnya
Jalan mana yang tersisa untukku?
Kedua kakiku gemetar,
ada rasa tak sanggup tuk tetap berdiri
di sini

Dahulu,
Kuharap kau berbeda dan bisa
Membalas segala rasa yang kuhujani
Bagai hujan yang selalu kunjungi tanahku,
tanpa pamrih
Jalan mana yang tersedia untukmu?
Kau memilih tak pedulikan ringkihnya
posisiku

Awalnya,
Bagai pesawat tempur bising
Belah heningnya malam-malamku
Kau belah ragaku,
jejalkan berbagai hal yang aku tak sanggup
terima
Semua kata sayang itu,
aku tak mengenalnya dapat tercipta
untukku

Cepat,
Terlalu cepat
Ombak menerpa hidupku dari kanan
maupun kiri
Aku lunglai
Tak tahu harus apa

Cepat,
Begitu cepat
Aku rubuh dalam peluk sayang
Dua bukit yang peluk daku
Pertiwi bisikkan sayangnya padaku
Bukan sayang semu yang kau janjikan