Aku bodoh bukan?
Siapa yang menginginkan seorang bodoh sepertiku?
Tidak juga engkau
Benar kan?
Maka biarlah kusimpan semua ini
Tiap bulir rahasia tentangmu
Juga aku, bayanganmu
Bulir satu
Aku begitu menyayangimu
Tak peduli rupamu kelak, tingkahmu kelak
Sekeras kumencoba
Hanya hatimu jiwaku berlabuh
Bulir dua
Aku teramat mencintaimu
Walau aku hanyalah bayangmu
Hingga terlampau sulit kau tuk lihatku
Biarlah, kau tak perlu tahu rupaku
Bulir tiga
Aku terlampau menyukaimu
Wajahmu, senyummu, matamu
Yang tak pernah berkenalan dengan mataku
Jangan, aku terlalu buruk rupa tuk kau lihat
Bulir empat
Aku terlalu bodoh
Kisahkan semua burung akan kau
Hingga tak tersisa cerita tentangku
Ini bukan rahasia lagi
Bulir lima
Aku amat sangat ingin tuturkan ini padamu
Maka bantu aku
Menjaga rahasia ini
Diamlah dan lupakanlah
Aku pasti baik-baik saja
Minggu, 22 Januari 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
kalau boleh tau puisi ini pengrangnya siapa ya, aku cari pengrangnya kok tidak ada, tidak di cantumkan
BalasHapusAduh, semua puisi di sini yang ngarang saya sendiri Mas. Saya Aida Fadhilah :)
Hapus