Kala malam telanjangkan dirinya
Hingga bintang menyembul eksotis di badannya
Sedang rembulan bulat tergantung di dadanya
Tidurlah ia dalam pangkuan suci,
bukan nafsu
Malam-malam di mana zikir sesakkan Arsy
Ternikmati oleh para malaikat yag selalu terjaga
Doa itu sampai pada Mereka
Akan hidup
yang tak pernah dinikmatinya
Kembali ia dengan bouraq pada pertiwi
Setelah kisah Adam dan Hawa ia saksikan di surga
dalam lelapnya
Maka tanah dingin menyambutnya
Keras batu jalanan membangunkannya
Tidur ia di sisi emper toko
Mendongak ke atas,
senandungkan doa dan zikir malamnya
Selasa, 08 Mei 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar