Dalam tiap doa
Yang sesakkan hembus napas
Penuhkan harap
Dalam rongga rusuk sempit
Dalam tiap duka
Sayatkan kenangan pahit
Syaratkan terluka kembali
Habiskan janji kosong
Dengan sesal yang membunuh
Dalam tiap dosa
Di mana hawa dan nafsu bercumbu
Berikan stigma
Bagai kertas bercat nista
: Jauh dari suci
Dalam tiap waktu
Dari ruh hingga jasadnya
Dari tanah hingga humus
Dari dan diakhiri dengan darah
Tangis antarkan kembali
Setahun lima tahun
Terlalu laju
Mengapa bumi berlari begitu cepat?
Biarkanku
Tertinggal di ujung zaman
Inikah hidup?
Penuh sesak dengan doa
Duka
Dosa
Terjejal dalam rentang waktu yang begitu sempit
Tidak ada komentar:
Posting Komentar