Langit di atasku ini
Entahlah,
Sepertinya tak berbatas
Kecuali dapat kau tunjukkan
batasnya padaku
Di sana, berakar keyakinanku
Ada tujuh tingkat tempat Ia bertakhta
Di mana serdadu malaikat
Berzikir bersaf-saf
Kerinduanku terbang melayang
Masuk dalam barisan suci itu
Membawa pesan akan nama-Mu
Yang tak ingin henti kuucap
Tentang rindu yang mencekik
Asa yang mencambuk
Mimpi yang menuntut
Kabulkanlah dengan
segala ridho-Mu
Selasa, 29 Oktober 2013
Jumat, 09 Agustus 2013
Janji Seorang Mahasiswa
Mahasiswa
Mereka bilang
Agen perubahan peradaban
Iya
Tahun 1998
Negeri ini mereka ubah
Kini
Aku satu dari penyandang status itu
Maha dari siswa
Tak seperti siswa yang butuh bimbingan
Kamilah yang diharap
Membimbing negeri
Menuju peradaban
Negeri ini
Masih terbelakang
Tugasku selanjutnya
Bangunkan pertiwi
Terbitkan keterangan dalam
Kabut penjajah moral
Biar kami
Jadikan negeri tercinta ini
Jauh lebih baik lagi
Mereka bilang
Agen perubahan peradaban
Iya
Tahun 1998
Negeri ini mereka ubah
Kini
Aku satu dari penyandang status itu
Maha dari siswa
Tak seperti siswa yang butuh bimbingan
Kamilah yang diharap
Membimbing negeri
Menuju peradaban
Negeri ini
Masih terbelakang
Tugasku selanjutnya
Bangunkan pertiwi
Terbitkan keterangan dalam
Kabut penjajah moral
Biar kami
Jadikan negeri tercinta ini
Jauh lebih baik lagi
Aida Fadhilah
Mahasiswa IPB angkatan 50
Rabu, 07 Agustus 2013
Penghujung Fitri
Penghujung berkunjung
Tahun lalu, kusiakan nikmat itu
Tak ingin terulang lagi kali ini
Biar kurasakan fitri,
Bersih
Bersama-Mu
Mimbar lahirkan seribu doa
Indah nama-Mu kuamini
Hati membuncah
akan rindu yang menyergap
Engkau dan bulan suci-Mu
Pertemukan aku kembali
Ramadhan ini,
Kuikhlaskan berlalu
Dengan segala rindu yang datang kembali
Aku menunggumu,
dalam harap serta doa
Ramadhan,
Kunjungi jiwaku tahun depan
Tahun lalu, kusiakan nikmat itu
Tak ingin terulang lagi kali ini
Biar kurasakan fitri,
Bersih
Bersama-Mu
Mimbar lahirkan seribu doa
Indah nama-Mu kuamini
Hati membuncah
akan rindu yang menyergap
Engkau dan bulan suci-Mu
Pertemukan aku kembali
Ramadhan ini,
Kuikhlaskan berlalu
Dengan segala rindu yang datang kembali
Aku menunggumu,
dalam harap serta doa
Ramadhan,
Kunjungi jiwaku tahun depan
Sabtu, 25 Mei 2013
Doa
Dalam harap
Malam menggigil memeluk
Hangat nama-Mu mengenggam
jantung
Aku rebah
Dalam setiap hembus napas
Nama-Mu
Terucap, Terulang, Teresap
Tuhan,
Jalan-Mu yang terbaik
Berikanlah, ridhailah
Jumat, 17 Mei 2013
Hidup Sebuah Harap
Harapan
Ia hidup
Tumbuh dalam setiap jiwa
yang meranggas
yang berdoa
dalam tangis pada-Nya
Harap
Dikandung
lebih dari sembilan bulan
Hingga nanti jiwa ucapkan
selamat tinggal
Raga tak menjawab
Harapan
Murni dalam liang
dingin, basah,
Berteman Munkar, Nankir
Harap
Doaku pada-Mu
Tuhan, Pendengar, Penjawab
Gelisahku kini
Tercurah semua pada-Mu
Ia hidup
Tumbuh dalam setiap jiwa
yang meranggas
yang berdoa
dalam tangis pada-Nya
Harap
Dikandung
lebih dari sembilan bulan
Hingga nanti jiwa ucapkan
selamat tinggal
Raga tak menjawab
Harapan
Murni dalam liang
dingin, basah,
Berteman Munkar, Nankir
Harap
Doaku pada-Mu
Tuhan, Pendengar, Penjawab
Gelisahku kini
Tercurah semua pada-Mu
Langganan:
Postingan (Atom)