Wahai Tuan,
Tuanku tercinta
Segala kasih dan sayang yang kau beri
Janganlah lagi kau tanyakan
Bukankah sudah kubalas dengan setia?
Wahai Tuan,
Tuanku terhormat
Segala harta dan citra yang kau curahkan
Janganlah lagi kau berikan
Bukankah ku sudah puas dengan kasihmu?
Jikalau masih Tuan tanyakan
Seberapa besar setia dan cintaku
Bagaimana harus kumenjawab?
Bahkan nyawa ayahandaku kurelakan
tertukar dengan Tuanku tersayang
Bahkan rakyatku kulepaskan
ditukar dengan Tuanku tercinta
Maka tuan,
biarkanlah pertiwi yang menjawab
Biar sungai mewangi membening
Jika memang setiaku lebih dari setiamu
Rabu, 18 April 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar