Kisahmu tertulis dalam Bharatayudha
Di mana pedang di tangan kirimu
Sedang keris terselip di pinggangmu
Kau tidak mati dalam pertempuran itu
Malah hidup kembali dalam sosok anggun,
lemah lembut, bertakhta senyum
Aku hambamu, Tuan
Biar kuusap semua darah serta balut semua lukamu
Jika kini semua uji dari-Nya menyakitimu
Ketika kau hendak menyerah kini
Biar aku, Tuan
Menanggung semua beban dan sakitmu
Tuanku,
pengingat akan perang
Percayalah hambamu ini
Biar hamba bebat semua gores serta jilat semua nanah
Biar hamba genggam tangan Tuan saat engkau hendak jatuh
Tuanku,
ini perangmu
Kelak 'kan kau menangkan perang ini Tuan
Jayamu di atas jayaku
Tuanku,
Betapa bangga hambamu
Miliki Tuan setegar engkau
Tidak ada komentar:
Posting Komentar