Tiap detik, waktu, hari
Kuhabiskan hanya untuk menontonmu
Menontonmu dalam pikiran kosongku
Lupakan kau lupakan kau
Adalah hal paling susah untuk kulakukan
Bosan aku,
Menonton pentas monotonmu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
kehidupan seorang Aida Fadhilah yang tercurah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar