Jumat, 08 April 2011

Petir Kencana

Terbatas laut, tinggi-tinggi besi menjulang
Terbingkai kelam, langit malam mengenang

Sosok gagah tegar lewat
Membelahku bagai jenawi
Langit malam menjerit
Seberkas cahaya terseruak

Sang kencana tak berkuda
Hanya nyawa terbawa tercecer
Bercak emas jatuh menjejak
Hangus tercium semerbak

Kala ia menyentuh kakiku
Teriakan menggema bersamaku
Sebuah doa t'lah tersampaikan
Terkutuk seorang anak dipangkuan ibunda

Terbatas laut, tinggi-tinggi tembok membenteng
Terbingkai kelam, langit malam mengenang

1 komentar: